SAROJANEWS.COM, SAROLANGUN – Warga Bukit Bulan Kecamatan Limun keluhkan kondisi jalan menuju enam desa berlumpur dan rusak parah, bahkan harus menginap di pinggir jalan untuk dapat melewati jalan. Minta Pemerintah cepat tanggap mengatasinya.
Riko salah satu warga Bukit Bulan mengatakan, bahwa kondisi
jalan saat ini rusak parah akibat jalan yang masih tanah merah dan berlumpur.
“Kalau musim hujan seperti saat ini jalan kami tidak bisa
dilalui, karena memang sudah sangat parah berlumpur yang sangat dalam sehingga
kendaraan roda empat atau roda sulit untuk lewat,” katanya, Sabtu.
Riko menceritakan, jalan menuju Bukit Bulan ini sudah rusak
parah sejak lama belum pernah diperbaiki. Sedikitnya ada enam desa yang
terdampak jika jalan mengalami rusak parah.
“Belum pernah diperbaiki sama sekali, kalau kondisinya berlumpur paling hanya diperbaiki dengan alat berat tanpa diberikan batu pengerasan sehingga ketika curah hujan tinggi maka jalan kembali berlumpur dan tidak bisa dilewati,” ungkapnya, Sabtu (03/01/2026).
Riko mengungkapkan, dengan kondisi jalan yang rusak parah
ini warga Bukit Bulan sangat kesulitan ketika ada warga yang mengalami sakit
dan harus dilarikan ke kota.
“Kadang kami kasihan ketika ada warga yang sakit dan harus
di rujuk ke rumah sakit, bahkan kadang kami harus menginap di pinggir hutan
untuk menunggu jalan bisa di lewati lagi,” keluhnya
Tidak hanya itu, dirinya juga mengeluhkan minimnya perhatian
Pemerintah terhadap jalan Bukit Bulan yang kunjung diperbaiki.
“Sudah puluhan tahun jalan Bukit Bulan ini tidak pernah
diperbaiki, kami juga tidak tahu apa yang menjadi persoalannya. Padahal ini
menjadi akses ekonomi satu-satunya bagi warga Bukit Bulan,” ucapnya
Riko berharap, kondisi jalan yang rusak parah ini segera
mendapat perhatian dari pemerintah baik Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi
bahkan Pemerintah Pusat agar supaya
dibangun jalan yang layak. Sehingga dapat menunjang ekonomi masyarakat Bukit
Bulan.
“Kita tidak pernah putus asa, kita terus berharap jalan ke Bukit Bulan ini kedepannya bagus. Mohon kepada pemerintah agar sedikit peduli dengan kondisi jalan kami. Kami juga bagian dari Negara Republik Indonesia, namun jauh dari kata merdeka. Untuk jalan saja kita masih belum tuntas sudah puluhan tahun dan sekarang tahun 2026 kami warga Bukit Bulan belum merasakan jalan yang layak,” tutupnya


0 Comments