Breaking News

Dokter Maju sudah Beroperasi di 11 kecamatan, Kini Masyarakat Sarolangun Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

 


SAROJANEWS.COM, SAROLANGUN – Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Sarolangun, Program dokter maju yang di gagas oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin dan Wakil Bupati Gerry Trisatwika, kini sudah beroperasi di sebelas kecamatan.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyediakan mobil operasional tim dokter maju, yang sebelumnya baru empat unit.  Awal tahun 2026 ini, 7 unit mobil operasional Dokter maju kembali diserahkan ke setiap Kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat Sarolangun hingga ke pelosok desa melalui program Dokter Maju.

Bupati Sarolangun mengatakan bahwa penyerahan mobil Dokter Maju ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kecamatan.

“ Ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, merata, dan menjangkau hingga pelosok desa,” kata Hurmin.

Program Dokter Maju ini merupakan salah satu kegiatan yang mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam mewujudkan Sarolangun Maju.

Ia menyebutkan, Program Dokter maju ini siap melayani masyarakat. Sehingga warga tidak perlu lagi khawatir untuk menguntuk pelayanan kesehatan bahkan ditingkat desa. 

“Kita sudah kerjasama dengan seluruh desa yang ada di dalam, wilayah kabupaten Sarolangun, sehingga dipastikan setiap warga akan mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya

Tidak hanya itu, Ia menjelaskan bahwa program dokter maju ini murni gratis tidak dipungut biaya apa pun. 

“Jadi semuanya gratis, tidak hanya melayani masyarakat yang sakit namun juga bagi masyarakat yang ingin mengecek kesehatannya mulai dari tekanan darah, kolestrol dan yang lainnya bisa di lakukan,” ungkapnya

Untuk dapat mengakses pelayanan dokter maju, masyarakat bisa langsung ke kepala desa dan bidan desa. Selanjutnya akan dilakukan pendataan. 

“Kita sudah kerjasama dengan pemerintah desa, karena desa lebih mengetahui kondisi di wilayahnya. Dan untuk seluruh kepala desa untuk mendata sesuai dengan peruntukannya. Jangan sampai pelayanan kesehatan tidak merata. Artinya jangan tebang pilih semua berhak mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya

0 Comments

© Copyright 2023 - Saroja News