SAROJANEWS.COM, SAROLANGUN - Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri langsung proses pemotongan 47 Hewan kurban dalam rangka hari raya idul Adha 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Rabu (27/05/2026) siang di Desa Rantau Gedang, Kecamatan Bathin VIII.
Bupati Sarolangun, Hurmin memberikan apresiasi atas antusias masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban, dengan jumlah kurban kurang lebih 47 ekor Sapi dan Kerbau dan 2 Ekor Kambing dengan jumlah daging kurang lebih 3,3 Ton.
”Ini sangat luar biasa di desa rantau gedang ini melakukan pemotongan hewan kurban setiap tahun dengan jumlah banyak, dimana tahun lalu ada 36 ekor dan tahun 2026 ini ada sebanyak 49 ekor,” katanya.
Hurmin menambahkan bahwa pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini bagian dari bentuk ikhtiar secara spiritualitas agama dan semangat berkorban masyarakat setempat yang masih terjaga dengan baik.
” Kita berharap semoga ini bisa terus terjaga dan terus ditingkatkan guna membantu masyarakat kita yang membutuhkan. Selain itu juga nilai agama serta kebersamaan masyarakat masih terjaga dengan baik, semoga Allah SWT menjaga dan memudahkan langkah dan rejeki untuk negeri kita Sarolangun makin lebih baik kedepannya,” ucapnya
Dengan antusiasme ini, lanjut Hurmin, tidak menutup kemungkinan kedepan Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan memberikan semacam reward untuk desa rantau gedang ini.
” Insya Allah mudah-mudahan nanti kita ini kan kita bicarakan dengan kawan-kawan, supaya punya semangat. ini kegiatan yang bagus dan ini bisa jadi Desa Percontohan,” ujarnya
Sementara itu, Kades Rantau Gedang Zulman Manap, mengatakan bahwa dalam momentum Hari Raya Idul Adha ini, ada sebanyak 49 ekor hewan qurban yang dipotong terdiri dari 47 ekor sapi dan kerbau serta 2 ekor kambing.
”Kegiatan seperti ini mulai dari tahun 2019 Pak, sampai sekarang seperti ini setiap tahunnya dan Tahun ini yang paling banyak,” ungkapnya
Ia menambahkan, antusias masyarakat dalam berkurban ini merupakan wujud rasa syukur atas rezeki dari Allah SWT, sehingga masyarakat setiap tahun warga berkurban untuk sanak keluarga dan untuk diberikan kepada masyarakat.
”Daging qurban ini perkirakan sekitaran 3,3 ton dan setiap kurban ini, masyarakat dikenakan biaya Rp 3 juta. Untuk pembagiannya, nanti akan dibagikan setiap KK dimana ada 900 KK di Desa Rantau Gedang ini,” tandasnya

0 Comments