Breaking News

Peduli Pendidikan Achmad Sarwani Kunjungi Sejumlah Sekolah Sampai Pesan agar Murid Menghormati Guru

 



SAROJANEWS.COM, SAROLANGUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi fraksi Gerindra H. Achmad Sarwani kunjungi sejumlah sekolah di Daerah Pemilihan (Dapil) sampaikan pesan agar murid menghormati gurunya. 

Hal itu ia sampaikan saat melakukan reses di sejumlah sekolah yakni  SMA Negeri 8 pelawan, SMK Negeri 11 Karang Mendapo dan SMA Negeri 1 sarolangun. 

"Dunia pendidikan sangat penting dan perlu diperhatian karena sekolah menjadi wadah bagi generasi kita agar ditempah menjadi pribadi yang cerdas dan memiliki karakter yang santun dan beradab," ucap Achmad Sarwani anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi belum lama ini. 

Ia menilai, dengan viral berita terkait murid dan guru yang sempat terjadi perkelahian bahkan tidak sedikit kasus murid dan guru yang berujung pada hukum. 

Kondisi ini, membuatnya prihatin moral siswa di era yang sudah serba maju ini. Malah berbanding terbalik dengan kemerosotan akhlak para siswa terhadap guru. 

"Kita sangat prihatin dengan kondisi hari ini, banyak sekali kejadian antara guru dan murid berujung pada hukum bahkan saling lapor. ini perlu menjadi perhatian penuh kita bersama. baik orang tua, sekolah dan pemerintah," ungkapnya

Tidak hanya itu, Ia juga menyoroti beberapa kasus yang terjadi di Provinsi Jambi. Kata dia, harusnya persoalan yang bersifat mendidik tidak menjadi sebuah laporan ke pihak kepolisian.

"Guru selain memberikan mata pelajaran, tentunya juga mendidik siswanya agar displin dan memiliki karakter yang santun serta beradab terhadap guru dan orang tua," ujarnya

Disisi lainnya, dirinya juga tidak membenarkan adanya tindakan kekerasan terhadap anak didik. Tentunya ada cara yang lebih baik dan beradab untuk menyampaikan sesuatu terhadap siswa tanpa harus melakukan kekerasan. 

"Adanya cara untuk menyampaikan agar tidak menimbulkan konflik, jika sudah diberikan teguran namun tetap tidak diindahkan. Pihak sekolah bisa memanggil orang tua/wali. Artinya kita tidak ingin persoalan pendidikan berujung pada tindak pidana," tandasnya

0 Comments

© Copyright 2023 - Saroja News